Sayuran Bunga yang Elok di Mata dan Lezat di Lidah

Halaman, pekarangan, dan atap rumah Eva Lasti Apriyani Madarona di Setiabudi, Kota Bandung, Jawa Barat, tampak asri. Ratusan bunga dari belasan jenis tanaman hias mekar serempak. Warna bunga bervariasi, seperti jingga, kuning, ungu, merah, dan biru. Eva membudidayakan ratusan tanaman hias itu tidak hanya dalam pot, tapi juga di talang secara hidroponik. Pemandangan itu memanjakan mata siapa pun yang berkunjung ke rumah Eva.

Namun, perempuan 33 tahun itu membudidayakan aneka jenis tanaman hias itu bukan untuk penghias taman, melainkan untuk penganan. Ia memetik beberapa bunga dari berbagai jenis tanaman dan meletakkannya di piring. Eva kemudian menyuguhkan sepiring aneka jenis bunga itu kepada kami untuk dicicip. Aneka jenis bunga itu memiliki rasa beragam. Nasturtium, misalnya, memberikan sensasi sedikit pedas sesaat setelah ditelan.

Khasiat bunga

Menurut Eva begonia bercitarasa masam mirip rasa buah kedondong. Bunga bawang beraroma kuat seperti bawang hingga beberapa menit pascakonsumsi. Sementara bunga lain seperti marigold dan viola rasanya tawar seperti rasa sayuran daun. Bunga sayuran—tanaman hias yang juga berfungsi sebagai sayuran atau penganan—memang bisa dikonsumsi segar tanpa bumbu apa pun.

Cara lain untuk menikmati bunga itu mengolahnya menjadi salad. Ia membudidayakan tanaman hias yang bunganya dapat dikonsumsi atau edible flower untuk memenuhi permintaan dari pasar swalayan. “Biasanya konsumen menggunakan bunga itu sebagai garnis (penghias hidangan, red) atau salad,” katanya. Salah satu pasar swalayan di Setiabudi, Kota Bandung, menjual bunga sayuran itu Rp120.000 per kemasan.

“Satu kemasan berisi 30—40 aneka bunga atau rata-rata Rp2.000—Rp4.000 per kuntum jika dijual satuan, ” kata Eva. Pasar swalayan meminta pasokan rutin beragam bunga sayuran di antaranya begonia, lavender, dan nasturtium. Selain itu pasar swalayan juga meminta tanaman hias lain seperti marigold, viola atau pansy, bunga bawang, dan kembang telang. Eva mengemas semua jenis bunga itu dalam kotak plastik bening berisi 30—40 bunga per kemasan.Menurut ahli gizi dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, faedah konsumsi bunga sebagai makanan berbeda dengan konsumsi sayuran. “Sayuran adalah sumber vitamin dan mineral sedangkan bunga adalah sumber senyawa kimia nongizi yang beberapa di antaranya memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan,” kata Ali Khomsan.

Doktor Family and Consumer Sciences Education  alumnus Iowa State University, Amerika Serikat, itu mengatakan, konsumsi bunga-bungaan lebih berfaedah dari aspek farmakologis terhadap penyakit tertentu ketimbang kandungan nutrisinya. “Namun, perlu dipahami bahwa bunga-bunga itu lebih berfaedah sebagai pencegahan, bukan pengobatan. Untuk pengobatan perlu uji klinis di bidang kedokteran,” katanya. Menururut executive chef dari Bimasena Spa di Jakarta, Vindex Tengker, bunga konsumsi sebenarnya hanya digunakan sebagai pelengkap dan hiasan.

“Penggunaan bunga sebagai pelengkap dan hiasan makanan sebetulnya mulai ramai sejak 5 tahun lalu. Namun, sekarang mulai ramai lagi,” katanya. Adapun bunga yang kerap digunakan sebagai pelengkap adalah bunga jenis borage, thyme, marigold, dandelion, nasturtium, blue pod pea, dan pakcoy. Menurut Vindex sebetulnya Indonesia sudah mengenal budaya konsumsi bunga sebagai pelengkap makanan.Mantan juri salah satu kontes koki ternama di tanahair itu mengatakan, “Di Bali bisa dijumpai ginger torch flower atau kecombrang yang dipakai untuk salah satu bahan campuran salad dan sambal. Begitu juga warga Manado, Sulawesi Utara, yang suka mengonsumsi bunga pepaya.” Menurut Vindex bunga lain yang lazim dikonsumsi di tanahair di antaranya kembang sepatu yang bisa diisi bahan isian kemudian digoreng menjadi tempura.

Bunga turi juga populer sebagai bahan pelengkap pecel. Ada juga bunga melati yang menjadi pelengkap timlo dan bunga telang yang kerap digunakan sebagai pewarna biru alami pada kue-kue tradisional. Menurut praktikus hidroponik asal Kota Bandung, Toni Iskandar, permintaan bunga untuk konsumsi adalah peluang pasar baru yang bisa dimanfaatkan para pekebun. Dengan begitu aneka jenis bunga konsumsi tak hanya membuat halaman asri, tapi pundi rupiah pun terisi.

Login

Select your currency
WhatsApp chat WhatsApp saya