Lembayung di Bunga Sepatu

Adelia Anastasia sulit membendung decak kagum ketika melihat kembang sepatu di Suan Luang, Kota Bangkok, Thailand. “Indah sekali warnanya, paduan warna seperti langit saat senja,” kata pehobi tanaman hias di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, itu. Ia berhasrat membeli kembang sepatu itu. Namun, pedagang bunga sepatu menolak. Pedagang menyodorkan tanaman Hibiscus rosa sinensis lain hasil cangkokan dari indukan yang hendak dibeli Adelia.

Ukuran tanamannya lebih kecil. Namun, Adelia tetap tertarik. Ia membeli empat tanaman sekaligus. Semuanya berwarna menawan dan berbeda dari lazimnya bunga sepatu yang tumbuh di tanah air. Setiba di Indonesia, Adel segera memberi nama baru pada koleksi itu. “Penjual hanya memberi kode huruf dan angka. Selain sulit untuk mengingat, sayang sekali bunga berpenampilan indah sepatutnya memiliki nama untuk menggambarkan keelokannya,” ujar Adel.

Kaya warna
Adelia memberi nama koleksi pertama berupa hibiscus berwarna seperti langit senja dengan twilight serenade. Tak berlebihan rasanya perempuan yang rajin berburu tanaman hias sampai ke mancanegara itu memberi nama demikian. Penampilan twilight memang memesona bagi orang yang memandangnya. Dominasi warna merah pada kelopak bunga dengan warna jingga pada bagian tepinya.

Bagian tengah bunga berwarna merah tua yang dikelilingi oleh bagian berwarna ungu cerah berbentuk semburat. “Seperti ray of light atau pancaran sinar matahari yang tegas batasnya akibat menembus awan tebal,” ujar ibu 3 putra itu. Jika dilihat tepat dari atas, paduan warna terlihat lebih menawan karena adanya tambahan warna kuning dan merah cerah tangkai sari dan kepala putik bunga.

Adel juga memiliki bunga berkelopak bunga berwarna kuning, merah, dan merah jambu. Kuning menghiasi tepi kelopak sampai bagian sepertiga. Warna merah menghiasi bagian tengah. Namun, dari bagian tengah muncul warna merah jambu yang membentuk semburat beralur melingkar mengitari pusat kelopak bunga. Sayang saat kami berkunjung, bunga itu belum mekar sempurna.

Lantaran semburat itu seperti garis-garis dan warnanya cerah seperti matahari terbit, maka Adel menamai dengan stripped sunrise. Koleksi Adel selanjutnya adalah hibiscus berwarna merah darah yang solid dari bagian tepi sampai hampir tengah kelopak bunga. Ia menyematkan nama solid ruby pada bunga berpenampilan elok itu. “Namanya menggambarkan warna merah yang solid dan sangat mencolok saat dicampur dengan bunga berwarna lain,” ujar Adel.

Bagian tengah bunga yang itu berwarna merah muda yang juga merupakan warna pada urat-urat yang menyebar di sekelilingnya. Warna solid juga dijumpai pada koleksi baru Adel yang terakhir berjuluk royal magenta. Bunga itu berwarna gradasi magenta (sebuah warna turunan dari ungu, Red), merah, dan merah tua di seluruh permukaan bagian bunga. “Magenta mengelilingi dari tepi kelopak sampai sepertiga nagian, disusul merah, dan merah tua di bagian tengahnya,” ujar Adel. Magenta adalah salah satu warna favorit keluarga kerajaan Perancis di masa lalu.

Gradasi warna itu solid mengelilingi tengah bunga. Kepekatan warnanya sampai membuat urat-urat di sekujur kelopak bunga tidak terlihat secara jelas. Adel mengatakan bunga berwarna pekat semacam itu bagus untuk indukan. Para penyilang dapat memanfaatkannya sebagai pembawa ungu dan merah.

 

Login

WhatsApp chat WhatsApp saya